Kesalahan Saat Bercukur Yang Sering Terjadi

Pernahkah Anda saat bercukur terkena sejumlah tragedy seperti berdarah akibat pisau cukur? Padahal sepertinya tidak ada masalah pada pisau cukur atau xara Anda menyukur. Berikut adalah lima kesalahan besar yang paling sering dilakukan pria saat bercukur.

Persiapan yang buruk. Sebagian besar pria yang mengalami masalah seperti iritasi disebabkan oleh kurangnya persiapan. Salah satu bentuk persiapan yang harus Anda lakukan adalah mandi –atau setidaknya membasuh wajah dan area yang akan dicukur dengan air. Hal ini bertujuan untuk melembutkan kulit dan memperlebar pori-pori di area yang akan Anda cukur. Dengan demikian, rambut di area tersebut dapat lebih mudah dicukur dan terangkat.

Salah arah. Rambut Anda tidak tumbuh dengan arah yang seragam –khususnya di area leher. Langsung mencukur tanpa mengenali arah pertumbuhan rambut hanya akan menimbulkan iritasi dan luka pada kulit. Gunakan jari-jari tangan untuk mengenali arah pertumbuhan rambut. Anda bisa mulai mencukur bagian kulit yang terasa lembut. Jika terasa tajam, itu artinya Anda bergerak ke arah yang salah. Iritasi dan area kulit yang memerah merupakan indikasi arah bercukur yang salah.

Terlalu memaksa. Anda mungkin bermaksud membersihkan rambut-rambut di wajah hingga tuntas. Tapi, menekan alat cukur kuat-kuat ke atas permukaan kulit hanya akan menimbulkan masalah. Gesekan dan rasa panas yang ditimbulkan akan membuat kulit teriritasi dan terluka. Lebih baik biarkan alat cukur Anda mengerjakan tugasnya tanpa ada ‘paksaan’.

Lama dan kotor. Tetap menggunakan pisau cukur yang sama selama berbulan-bulan tak akan membantu usaha Anda dalam membabat rambut-rambut tersebut. Apalagi jika Anda juga malas membersihkan perlengkapan bercukur Anda. Pisau yang tumpul dan kumpulan bakteri yang berdiam di pisau cukur akan meningkatkan risiko terjadinya iritasi.

Produk yang salah, entah itu cream, foam atau oil. Menggunakan produk bercukur yang sesuai dengan jenis kulit akan mempermudah proses bercukur. Shaving cream dan foam lebih cocok digunakan jika Anda memiliki jenis kulit berminyak. Sementara Anda yang memiliki jenis kulit kering, pilihan yang tepat adalah menggunakan shaving oil untuk membantu melicinkan kulit di area yang akan Anda cukur.

6 Dasar Perawatan Rambut Pada Laki-Laki

Salah besar jika menyangka bahwa ungkapan ‘rambut adalah mahkota’ hanya berlaku pada perempuan, karena laki-laki pun sebenarnya perlu turut memiliki kepedulian untuk mempertahankan kekuatan rambutnya. Jika masih enggan untuk terang-terangan tentang perawatan rambut, setidaknya enam hal dasar di bawah ini perlu diketahui untuk menjaga kondisi prima rambut Anda.s

  1. Jangan gunakan shampo 2 in 1
    Shampo 2 in 1 berisikan campuran shampo dan kondisioner. Harganya murah dan terkesan praktis untuk digunakan. Tapi ternyata, hal tersebut tidak baik untuk kesehatan rambut, karena bagaimana pun juga shampo dan kondisioner harus digunakan secara terpisah. Lebih baik Anda hanya menggunakan shampo dan tidak masalah tanpa kondisioner
  2. Mengatasi masalah ketombe
    Jangan anggap remeh ketombe, karena selain merusak penampilan, ternyata partikel kulit mati ini berisiko sebabkan kerontokan. Saran terbaik adalah menggunakan tonik rambut secara berkala, setidaknya tiga kali dalam seminggu setelah selesai keramas.
  3. Jangan memaksakan gaya rambut yang tidak sesuai
    Seringkali banyak pria yang mengikuti tren gaya rambut tanpa melihat pas atau tidaknya dengan struktur wajah. Jika tidak cocok, bukannya terlihat ganteng, justru akan merusak penampilan secara keseluruhan.
  4. Menggunakan banyak produk styling rambut
    Setelah tren gel rambut, wax, dan kini pomade, rasanya tidak sah jika tidak ikut mencobanya. Namun jika ternyata tidak cocok, kembalilah pada produk perawatan rambut Anda yang lama.
  5. Mengecat rambut sendiri
    Faktanya sekarang banyak laki-laki yang memilih menutupi rambut rusak dan uban dengan mengecatnya sendiri menggunakan produk yang tersedia di pasaran. Sayangnya, sering kali terjadi salah takaran yang berisiko merusak rambut, sehingga lebih baik meminta bantuan ahlinya di tempat perawatan rambut seperti barbershop atau salon.Ingat, tidak perlu malu untuk meminta barber Anda untuk melakukan pewarnaan atau cat.
  6. Memelihara poni
    Bukan seperti poni perempuan, namun poni yang berupaya untuk menutupi kebotakan dini. Tidak masalah jika poni tersebut tidak tertiup angin, namun jika tertiup, maka kebotakan Anda akan tampak dengan jelas. Lebih baik segera konsutasikan dengan pakar perawatan rambut untuk penanganan terbaik.